Me, Myself and I

March 31, 2009

Seberapa Penting Blog buat mu ?

Filed under: 'bout me — michelle1st @ 3:13 pm

Jujur saja, ini pertanyaan yang aneh buatku. Kenapa begitu? Ya, kurang lebih karena aku .. emm .. ehh .. gimana ya njelasin-nya .. (oke, Michelle, fokus .. fokus) sebenarnya karena aku jelas-jelas bingung kalau diminta pendapat tentang itu. Tapi, let’s get back to the basic, remaja seusiaku adalah sosok individu manusia yang paling ruwet (dalam usianya, offcourse). Paling tidak, sih, kata ayahku (hehehe). Begajul .. eh, sorry, salah ketik .. beliau bilang begini, “usia remaja itu adalah usia dimana seorang manusia sedang getol-getolnya mencari keberadaannya di masyarakat sekelilingnya. Ya di keluarganya, di lingkungan sekolahnya, di antara temannya, pacarnya, dan sebagainya. Yang ada dipikirannya adalah: dimana sih posisiku di dunia ini?” Begitu kata ayahku. Lagi, beliau mencontohkan cerita berikut: Michael, 13 tahun, kelas 6 SD, hobby-nya main game apa aja. Yang penting game, deh. Hoby lainnya: komentar!! Jago banget!! Saat ngumpul dengan keluarga, pada saat ayah atau ibunya sedang beradu pendapat dengan kakak perempuannya, si Michael ini selalu tidak mau kalah ’suara’ dengan memberikan komentar-komentar yang mendukung .. ortunya! Lho? Iya. Karena si Michael ini berharap dengan komentarnya dia bisa memosisikan diri sejajar dengan ortunya .. berarti lebih tinggi dari kakaknya. Faktanya: kadang dia tidak tahu apakah komentarnya itu benar atau salah … Ayahku masih banyak lagi cerita soal keberadaan atau posisi ini. Tapi kalau aku nulis semua disini, tanganku bisa keriting! (walaupun bisa di re-bonding sih!) Poinnya adalah: Usia Remaja adalah Usia yang butuh pengakuan. Kalau pengakuan itu bisa didapatnya dari keluarga, itu aman! Bahayanya: bila pengakuan itu didapat dari orang lain .. yang gak bener pula! Berapa kasus Narkoba, Free-Sex, Hamil Dini, Bunuh Diri, Geng Kekerasan dan seterusnya yang mencuatkan remaja sebagai pelakunya. Banyak, kan? Alasannya: 80% hanya untuk membuktikan diri bahwa mereka bisa dipandang ‘lebih‘ dari orang lain. Nah, di sinilah peran positif Web Log atau Blog terpikirkan olehku. Remaja sepertiku butuh pengakuan, butuh wadah ekspresi, butuh teriak, butuh menangis, butuh curhat. Sedeket-deketnya aku dengan ayahku atau ibuku, ada beberapa hal yang bertentangan dengan beliau berdua. Bagaimanapun, jarak usia ada pengaruhnya. Contoh: jenis musik yang disukai remaja pasti beda dengan favorit ortu. Ya kan? NAH!! Punya Blog bisa mewujudkan hal itu! Aku bisa pasang foto ku yang paling ekspresif, bisa pasang musik yang aku mau, bisa nulis apapun sesuai kata hatiku, dan sebagainya .. dengan efek minimal. Maksudnya? Yah, posting curhat di Blog paling mahal 3.000 rupiah. Itu udah se-jam di warnet. Dibanding dengan sebungkus kecil sabu-sabu (narkoba nih) seharga ratusan ribu, biaya menggugurkan kandungan yang pasti jutaan rupiah, atau ditangkap polisi karena ngeroyok anak sekolah lain, hayoo … kan minimal banget. So, akhirnya, setelah menulis panjang begini .. aku sadar seberapa penting Blog -paling tidak- buat aku sendiri. Yang jelas, dengan Blog, hidupku jadi tidak monoton, jadi penuh warna, jadi ekspresif. Blog adalah nilai positif buatku. Semoga, anda semua setuju. Atau, yang punya pendapat lain, boleh komentar, kok. Please. Ignatia B. Michelle A. Firstiant

Advertisement

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Theme: Banana Smoothie. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.